Samuel Eto’o Pemain yang Dipuji, Digugat, Dibela

Samuel Eto'o Pemain yang Dipuji, Digugat, Dibela

Samuel Eto’o Pemain yang Dipuji, Digugat, Dibela

Untuk kali pertama sejak terakhir mencetak gol awal November lalu, Samuel Eto’ kembali mencetak gol. Jadi penentu kemenangan untuk timnya, striker asal kamerun itu kemudian dipuji meski juga digugat atas aksi kasarnya di atas lapangan. Namun tetap dibela oleh sang manajer asal Portugal Jose Mourinho. Menjalani pertandingan big match yang merupakan pertandingan terakhir penutup tahun dengan melawan klub asal Marseyside Liverpool. Chelsea sempat dikejutkan terlebih dahulu oleh tamunya setelah pemain belakang Martin Skrtel menjebol gawang yang dijaga Petr Cech saat pertandingan baru berjalan empat menit. The Blues tak perlu menunggu waktu yang lama untuk menyamakan kedudukan karena pemain muda asal Belgia Eden Hazard berhasil membawa tuan rumah untuk menyamakan kedudukan 1-1 pada menit 17.

Adalah mantan penyerang Barcelona Samuel Eto’o yang kemudian menjadi penentu kemenangan untuk ‘Si Biru’ dengan golnya saat pertandingan berjalan di 34 menit. Mencetak gol penentu kemenangan Chelsea. Eto’o langsung mendapat banyak sanjungan dari para pendukung. Apalagi itu menjadi gol pertama striker asal kamerun itu sejak yang terakhir dia mencetak gol pada awal November lalu ke gawang West Bromich Albion. Tapi penampilan dari penyerang yang pernah menjadi pemain terbaik Afrika itu selama sekitar 86 menit di atas lapangan juga banyak digugat oleh banyak pihak. Dia dianggap melakukan permainan yang keras dengan melakukan tekel keras pada pemain tengah Liverpool Jordan Henderson di menit-menit awal pertandingan. Sementara jelang pertandingan berakhir dia juga dapat sorakan dari Liverpudlian sebutan untuk pendukung The Reds karena dianggap telah melanggar pemain asal Uruguay Luis Suarez di kotak penalti.

Pada dua kesempatan tersebut wasit yang memimpin pertandingan yakni Howard Webb sama sekali tak memberikan kartu pada sang striker yang tajam bersama Inter Milan. “Saya tidak melihat peristiwa yang terjadi di pertandingan sama sekali, saya tidak tahu peristiwa mana yang Anda maksudkan kepada saya.” Sahut Mourinho saat ditanya wartawan soal insiden Eto’o dengan Henderson. “Selama beberapa pekan terakhir saya terus mengritik penampilan dari Eto’o di setiap pertandingan karena kegagalan dia dalam beradaptasi dengan kompetisi Premier League terutama masalah hal fisik. Jadi kalau tekel yang dilakukannya berbuah kartu kuning atau kartu merah maka itu adalah salah saya karena saya sendiri yang memintanya untuk bisa beradaptasi dengan kondisi seperti Liga Inggris ini.”

Kemenangan yang diraih Chelsea atas Liverpool di pertandingan ini. Membuat klub asal London Barat untuk sementara masih bertahan di posisi tiga klasemen. Mereka kini hanya terpaut dua angka dari Arsenal yang merupakan sang pemuncak klasemen yang bertengger di posisi teratas. Sementara itu tetinggal satu poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua.