PSSI Puji Sistem Pendidikan ASIFA

PSSI Puji Sistem Pendidikan ASIFA

PSSI Puji Sistem Pendidikan ASIFA

Ketua Umum dari PSSI, yaitu Djohar Arifin saat ini mengaku bahwa memang saat ini belum ada SSB yang nantinya akan berkelanjutan yang mana atau lebih permanen dalam menjalankan sebuah jenjang pendidikanya. Karena memang, saat ini ia akan dapat mneyambut adanya sebuah kehadiran dari Aji Santosa Internasional Football Academy (ASIFA) yang mana adalah miliki dari Aji Santosa,  mantan dari pemain Timnas. Dia mengaku bahwa memang saat ini akan dapat memajukan adanya sepakbola nasional, yang mana nantinya akan membutuhkan banyak peran dari swasta. Tidak hanya itu saja yang mana tentu saja tidaka akan bisa untuk menaruh adanya sebuah beban kepada pihak pemerintah, karena memang beban pemerintah ini akan sudah terlalu banyak. PSSI sendiri saat ini menurutnya adalah akan melakukan adanya banyak pelatihan untuk dapat melatih dan juga mencari pemainberbakat, sehingga nantinya akan dapat diaplikasikan dengan adanya SSB berkelanjutan.

Salah seorang pendiri dari ASIFA , Zulkifli mengaku bahwa saat ini akademi sepak bola ini nantinya akan dibangun dengan adanya taraf internasional. Seluruh fasilitas pendukungnya, terintegrasi. Nantinya diantaranya adalah asrama yang mana dengan kapasitas ribuan orang, dilengkapi dengan adanya tempat fitness, sauna, jakusi , kemudian ada rang fisioterapi, lapangan standar FIFA , kemudian ada lampu penerangan dan juga bus yang mana nantinya akan digunakan sebagai transportasi bagi para pemain. Fasilitas ini memang dikhususkan untuk dapat nantinya memberikan sebuah kenyamanan bagi para pemaindan juga mampu untuk menjadikan para pemain semangat dalam melakukan setiap kegiatan yang dilakukan, karena sarana memang aspek yang paling dapat mendukung hal itu.

Ternyata bukan hanya fasilitas itu saja. Di ASIFA yang mana menurutnya nantinya akan diisi dengan adanya pendidikan formal juga yang mana dengan cara menggunakan system homescooling, dengan dilengkapi pelajaran Bahasa Inggris dan juga ada pendidikan kepribadian. Nantinya di dalam ASIFA para pemain tak hanya dicetak sebagai pemain professional saja namun juga akan menjadi pemain sepakbola yang juga memiliki kemampuan yang sangat baik dan juga tingkat kecerdasanya tak kalah dengan anak-anak yang lainya serta memiliki kepribadian yang sangat baik. Dengan adanya system homeschooling ini tentu saja pihak ASIFA sangat menginginkan para pemain sepakbola dalam negeri ini tak hanya baik dan juga pintar dalam bermain sepakbola saja namun juga pintar dalam kemampuan non akademik pula. Hal inilah yang menjadi tujuan utama dari  ASIFA memberikan banyak perubahan pada seluruh calon pemain sepak bola professional yang dimilikinya nanti. Harapan yang sangat besar saat ini adalah adanya dukunya yang memang harus diberikan oleh banyak orang dari swasta yang nantinya agar ASIFA dapat menjadi lembaga yang sangat baik dan juga maju.