Kebobolan Terlebih Dahulu Juve Berhasil Bangkit

Kebobolan Terlebih Dahulu Juve Berhasil Bangkit

Kebobolan Terlebih Dahulu Juve Berhasil Bangkit

Klub asal kota Turin Juventus mampu melanjutkan rangkaian kemenangan ke 11 secara berturut-turut di Serie A berkat meraih kemenangan 4-1 atas Cagliari pada pertandingan kemarin malam, meski harus kebobolan terlebih dahulu. Hasil pertandingan ini membuat Juve masih berada di posisi puncak klasemen sementara. Dalam pertandingan lanjutan Serie A di Stadio San Elia dalam giornata 19, Minggu (12/1/2014) malam, tuan rumah Cagliari unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Mauricio Pinilla di menit pertengahan babak pertama. Keunggulan tuan rumah hanya bisa bertahan 10 menit kemudian, setelah Fernando Llorente mencetak gol penyama kedudukan. Kedudukan bertahan sampai babak pertama berakhir.

Bianconeri kemudian bangkit di paruh kedua pertandingan. Claudio Marchisio berhasil menjebol gawang Cagliari di menit 73 babak kedua, Llorente mencetak gol keduanya di menit ke 76 dan Stephan Lichtsteiner mengirim bola ke gawang Cagliari di 10 menit sebelum pertandingan usai. Hasil pertandingan ini adalah kemenangan ke 11 Juve secara beruntun di liga, yang mana dimulai setelah menelan kekalahan 2-4 atas Fiorentina pada 20 Oktober silam. Tambahan tiga poin dari pertandingan ini membuat tim asuhan Antonio Conte itu kini masih bertahan di posisi teratas klasemen sementara dengan 52 poin hasil dari 19 giornata, unggul delapan poin dari AS Roma yang berada di bawahnya. Sementara Cagliari, masih tidak beranjak dari posisi 12 dengan koleksi poin 21.

Pada pertandingan ini, Juve langsung mengancam di menit-menit awal. Umpan silang Stephan Lichtsteiner ditanduk Fernando Llorente, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan kiper. Ketika pertandingan  memasuki pertengahan babak, Cagliari memimpin lebih dulu. Mauricio Pinilla yang tidak terkawal bek tim tamu berhasil mengirimkan bola melewati hadangan Gianluigi Buffon yang dimainkan pada pertandingan ini sebagai kiper di bawah mistar. Llorente kemudian menyamakan kedudukan 10 menit setelahnya. Sebuah umpan silang dari Lichtsteiner di sisi kanan melambung mulus untuk kemudian ditanduk Llorente untuk menyamakan skor. Dua menit setelahnya Buffon melakukan penyelamatan bagus di bawah mistar Juve dengan menepis bola sundulan keras Daniele Dessena yang berada tepat di depan gawang yang dijaganya.

Giliran Adan menghadang serangan dari pemain Juve di menit akhir. Arturo Vidal melepaskan tendangan keras dari jarak jauh ke arah gawang, kiper yang berada pada posisi tepat dengan mudah mengamankan bola. Carlos Tevez menguji Adan di menit 56 babak kedua. Dari jarak dekat, Tevez berhasil melepaskan tendangan yang baru bisa diamankan Adan untuk kedua kalinya. Delapan menit kemudian Pogba melepaskan tendangan ke arah gawang tuan rumah, namun Adan dengan mudah mengamankan gawang yang dikawalnya. Setelah semenit sebelumnya Pinilla tampak menguji ketangguhan Buffon di bawah mistar gawang. Juve berbalik unggul di menit pertengahan babak kedua melalui gol Claudio Marchisio yang dimasukkan sebagai pemain pengganti dari pemain lain. tendangannya dari jarak jauh,tak kuasa dihalau Adan untuk membuat Juve unggul untuk sementara.

Tiga menit berselang Llorente mencetak gol keduanya. Terbebas dari kawalan pemain lawan, LLorento menceploskan bola ke dalam gawang Cagliari lewat serangan yang lahir berkat kerjasama Vidal dan Lichtsteiner dari lini tengah. Di 10 menit sebelum wasit meniup peluit babak kedua Lichtsteiner memperbesar keunggulan tim. Tembakan Llorente ditepis Adan tapi kemudian Lichtsteiner dengan cepat melakukan rebound untuk mencetak gol ke gawang Cagliari. Cagliari harus mengakhiri pertandingan dengan berkurangnya satu pemain setelah pemain yang mencetak gol, mendapat kartu merah di menit akhir.