Berlian Chelsea Yang Gagal Bersinar

Berlian Chelsea Yang Gagal Bersinar

Berlian Chelsea Yang Gagal Bersinar

Agen Sbobet – Talenta muda berbakat banyak diproduksi oleh Akademi Chelsea tapi tak semuanya mampu menunjukkan sinar terangnya di Inggris, apalagi di tingkat dunia. Sejak diambil alih oleh konglomerat Rusia yaitu Roman Abramovich dan adanya kebijakan mengambil pemain asing untuk sukses secara instan memang membuat batasan bagi talenta muda Chelsea untuk menembus ke skuad utama. Dalam dua dekade terakhir ini sepertinya hanya John Terry saja yang merupakan produk akademi Stamford Bridge yang sukses dan berprestasi.

Talenta muda yang tidak bersinar tersebut juga diakibatkan oleh kurangnya staf pelatih di tim muda. Keadaan ini sangat disayangkan karena tim muda Chelsea sangat potensial. Berikut ini beberapa nama yang sebelumnya telah dipercaya mempunyai talenta besarnamun akhirnya karir mereka kandas begitu saja.

Jody Morris                                                                                                       

Nama ini mungkin yang paling disesalkan oleh fans karena gagal mencatatkan namanya dalam jajaran pemain elit. Pada saat menjalani debutnya sebagai muda 17 tahun, Morris berhasil mencuri perhatian, banyak yang menganggap Morris layak mendapat jaminan di timnas Inggris. Sayangnya serentetan masalah di luar lapangan mulai mempengaruhinya. Dia memilih meninggalkan Chelsea pada 2003. Dia gagal mengembalikan reputasinya sebagai bintang masa depan.

Jimmy Smith

Dia mendapat debut pada laga melawan Newcastle di tahun 2006. Namun sayanganya saat itu menjadi tampilan pertama sekaligus terakhirnya untuk Chelsea. Dia beberapa kali diasingkan sebagai pemain pinjaman dan perubahan manajerial, kemudian dipaksa menuju Leyton Orient di tahun 2009. Smith baru berusia 26 tahun dan Smith mendapati karirnya tidak bisa bersinar.

Gael Kakuta

Walaupun masih berstatus pemain Chelsea, pemain muda berusia 22 tahun ini gagal memenuhi harapan yang dia pikul. Dia dipinjamkan ke Dijon di France dan juga Vitesse Arnhem di Belanda dalam beberapa tahun terakhir dan membuatnya melesat keluar dari radar pemain bersinar.

Michael Woods

Michael Woods datang ke London dari Leeds bersama pada tahun 2006. Woods dianggap mempunyai talenta yang lebih besar dari Taiwo, sempat tampil pada laga FA Cup melawan Macclesfield pada Januari tahun 2007.  Tapi dia tidak pernah memberikan dampak besar di Stamford Bridge hingga akhirnya pergi di tahun 2011.  

Michael Mancienne

Pemain ini muncul dari akademi Chelsea sebagai bek tengah. Mancienne dianggap sebagai penerus John Terry walaupun keduanya mempunyai kerakter yang berbeda. Tapi perbedaan lain justru pada lintasan karir antara keduanya. Berstatus sebagai murid sekolah ketika tampil pertama kali di tim cadangan, Mancienne yang tampil memikat malah pada saat dia dipinjamkan selama dua musim di QPR. Ketika pulang kembali ke Stamford Bridge usai dipinjamkan, dia diyakini mempunyai banyak pengalaman sehingga dipanggil juga untuk masuk timnas Ingggris. Sayangnya dia gagal membuat manajer Carlo Ancelotti terpesona kala itu dan pada tahun 2011 dia dijual ke klub Bundesliga. Agen Tangkas Indo