Agen Tangkas Indonesia Syarat Menjadi Gelandang Hebat

Syarat Menjadi Gelandang Hebat

Syarat Menjadi Gelandang Hebat

Agen Tangkas Indonesia – Mantan entrenador Barcelona yang kini menjadi pelatih Bayern Muenchen dan juga mantan gelandang tengah hebat saat masih bermain, pernah berkata : “Lini tengah adalah bagian yang krusial dalam tim manapun. Jadi para gelandang haruslah seorang yang memiliki intelijen tinggi karena mereka harus memikirkan tim secara keseluruhan. Mereka adalah pemain non-egois yang dapat membaca pertandingan lebih baik daripada siapapun.”

Lini tengah adalah ruang mesin dalam pertandingan sepakbola yang menentukan siapa pemenang dan siapa yang kalah dalam sebuah pertandingan. Pada setengah dekade terakhir, yang dianggap sebagai gelandang terbaik adalah trio gelandang Barcelona yakni Xavi, Andres Iniesta dan Sergio Busquets, ketiganya adalah pemain yang mengidolakan Paul Scholes. Gelandang yang disebut sebagai pemain terbaik yang lain adalah Andrea Pirlo, elemen penting dari keberhasilan AC Milan dalam masa jaya mereka, sebelum dia cedera dan harus bermain bagi Juventus, tempat yang membuat dirinya terlahir kembali. Jangan lupakan juga trio lini tengah Bayern yang meraih treble musim lalu, Bastian Schweinsteiger, Javi Martinez dan Toni Kroos yang mampu menulifikasi keberadaan trio gelandang Barca di semifinal Liga Champions 2012/2013.

Pemain tengah berpengelaman yang layak disebut adalah Michael Carrick, Jeremy Toulalan, Mikel Arteta, dan Mark van Bommel juga merupakan pemain yang pantas disebut dalam jajaran gelandang terbaik. Jangan lupakan nama-nama yang siap berkembang dalam beberapa tahun ke depan seperti Thiago Alcantara, Yann M’Villa, Joe Allen, Asier Illaramendi dan Ilkay Gundogan. Semua pemain itu memiliki potensi untuk menjadi pemain berkelas dunia.

Apa kemampuan yang harus dimiliki untuk menjadi seorang gelandang tengah hebat? Seperti nama-nama yang saya sebut tadi, semuanya memiliki posisi di tengah lapangan, dan semuanya berada di pusat semua aksi di lapangan hijau. Mereka akan terlibat dalam penyerangan dan pertahanan. Perebutan bola, membuat peluang dan atau merebut bola adalah kemampuan yang harus dimiliki gelandang. Tapi bagaimana cara mereka menguasai kemampuan tersebut?

Pintar mendistribusikan bola

Ada sepuluh pemain yang melepaskan 2000 umpan atau lebih musim lalu. Tujuh diantaranya adalah pemain yang berada di lini tengah – Xavi Hernandez (Barcelona), Xabi Alonso (Real Madrid), Andrea Pirlo (Juventus), Yaya Toure (ManchesterCity), Mikel Arteta (Arsenal), Bruno Soriano (Villareal) dan Yann M’Villa (Rennes). Tiga pemain yang disebutkan pertama kali adalah pemain yang melepaskan 2000 umpan dan kelihatannya di akhir musim Xavi dapat membuat umpan sukses sebanyak 3000. Kualitas passingnya adalah salah satu kelebihan yang membuat dia diapresiasi tinggi oleh pres dan fans sekapbola yang membuatnya selalu berada dalam nominasi pemain terbaik FIFA Ballon d’Or.

Memang tampak mudah untuk mengumpan dari satu pemain ke pemain lainnya, tapi tak mudah melakukannya di pertandingan yang kompetitif. Statistic menunjukkan bahwa hanya 11 gelandang tengah yang telah memulai pertandingan sebagai starter dari 10 pertandingan atau lebih yang bisa melepaskan umpan akurat mencapai 90%. Tak mengejutkan bila seperempat dari jumlah tersebut bermain bagi Barcelona (Thiago, Xavi, Busquets). Sementara umpan panjang (umpan yang didefinisikan oleh Whoscored dengan jarak 25 yard atau lebih) banyak dilepaskan oleh tim yang memiliki gaya bermain kick and rush. Umpan ini juga baik digunakan untuk mengirimkan umpan dari kejauhan, yang membuat permainan berjalan lebih cepat. Mark van Bommel pernah menjadi pemain dengan jumlah umpan panjang terbanyak daripada pemain lainnya. Kala itu dia melepaskan 11 umpan panjang tiap pertandingan. Untuk sekadar emngingatkan, 10 pemain lain yang sering melepaskan umpan seperti ini adalah Andrea Pirlo, Xabi Alonso, Critian Ledesma, Daniele De Rossi, Bastian Schweinsteiger, Xavi Hernandez, Luca Cigarini, dan Kim Kallstrom. Agen Tangkas Indonesia