Agen Tangkas Indonesia Kekacauan Laga Derbi Italia

Kekacauan Laga Derbi Italia

Kekacauan Laga Derbi Italia

Agen Tangkas Indonesia – Saat mereka mencoba melawan, gas air mata yang dilemparkan polisi menutupi seluruh stadion, para pemain pun dievakuasi dari lapangan dan pertandingan dihentikan.

Meskipun laga usai, perterungan kedua pihak berlanjut di jalanan Catania. Salah satu dari 1500 polisi yang ditugaskan untuk mengawal laga, Filippo Raciti (48) terkapar setelah sebuah bom buatan rumah dilempar oleh kelompok ultras remaja Catania, yang diduga berkaitan dengan mafia, meledak tepat di wajahnya.

Ada yang melihat dia dipukul lagi dengan benda tumpul, meski detailnya masih jadi misteri hingga sekarang. ”Saat itu para suporter tidak saling berkelahi, yang mereka inginkan adalah kami”, kisah polisi Alfio Ferrara, yang bersama Raciti saat ambulans tiba. Polisi malang itu meninggal secara tragis, penyebab kematiannya ditemukan akibat trauma benda tumpul, seorang fan Catania berusia 23 tahun ditetapkan sebagai tersangka pada tahun 2010, dan dihukum 14 tahun di penjara.

Kematian Raciti mendorong FIGC menghentikan seluruh laga sepakbola baik profesional maupun amatir, dan mengadakan evaluasi secara keseluruhan. Derby Di Sicilia berikutnya di Catania pada bulan Desember, fans Rosanero dilarang datang mendukung tim mereka, dan pertandingan itu berakhir dengan kemenangan Catania 3-1, yang pertama bagi mereka di Serie A. Salah satu kemenangan paling berkesan bagi Palermo terjadi di musim 2003/2004, saat itu mereka berhasil promosi ke Serie sebagai juara Serie B, dan mengalahkan Catania 5-0 dalam prosesnya. Di musim panas 2009, eks pelatih Catania Walter Zenga melakukan tindakan yang tak diduga fans elefanti dengan menjadi manajer Palermo. Namun, dia tidak lama menjabat, kurang dari semusim, bekas penjaga gawang Inter dan timnas Italia itu didepak setelah seri 1-1 melawan Catania.

Palermo hingga saat ini merupakan klub Sicilia satu-satunya yang pernah bermain di kancah sepakbola Eropa, beberapa kali lolos ke Piala UEFA, dan pernah berada di papan atas untuk memperebutkan spot Liga Champions, menyeruak di tengah kerumunan klub-klub besar dari Italia utara. Meskipun tidak semegah derby Milan atau seterkenal derby Roma, sejarah kelam dan berdarah Derby Di Sicilia membuat laga ini lebih seperti pertarungan antara dua faksi Sicilia daripada sebuah pertandingan sepakbola antar dua klub. Derby ini lebih dari sekedar olahraga, merupakan pertarungan sosial dan politik. Dan, bisa ditebak siapa yang lega dengan degradasinya Palermo ke Serie B kan? Agen Tangkas Indonesia