Agen Tangkas Indonesia Dampak Penerapan Aturan Financial Fairplay

Dampak Penerapan Aturan Financial Fairplay

Dampak Penerapan Aturan Financial Fairplay

Agen Tangkas Indonesia – CEO AC Milan Adriano Galliani pernah mengatakan bahwa FFP (Financial Fair Play) akan secara langsung menurunkan daya saing klub Italia dengan klub Eropa lainnya. AC Milan sebagai contohnya, berada di peringkat 7 liga keuangan Deloitte, tapi Real Madrid memiliki penghasilan dua kali lipat dari AC Milan.

Melihat kemampuan financial beberapa klub Serie A, Laporan keuangan klub Serie A sebenarnya sangat mengkhawatirkan. Lebih dari 8 atau 9 musim pengeluaran AC Milan telah menunjukkan bahwa mereka sedang mencoba menyeimbangkan neraca pengeluaran mereka. hasilnya adalah profit senilai 0,1 juta antara 2003 dan 2011, bandingkan dengan 260,2 juta yang mereka habiskan antara 1999 dan 2003. Kini Milan tak lagi berani membeli pemain bintang.

Alasan bagi kebijakan transfer seperti itu adalah financial klub yang telah mengalami periode buruk pada beberapa musim kebelakang. Kedatangan pemain seperti Ibrahimovic, Robinho dan lainnya telah membawa kerugian bagi Milan senilai 9,8 juta Euro di tahun 2010 menjadi kerugian dalam jumlah yang besar 69,8 juta Euro di tahun 2011. Hal ini dapat melanggar FFP yang telah diterapkan UEFA, dan klub bisa dihukum. di tahun 2010, Milan hanya kehilangan dua pemain dalam bentuk Gourcuff dan Kaka, tapi di tahun berikutnya mereka menjadi klub penjual pemain bintang karena pengaturan keuangan yang buruk. Buktinya adalah dijualnya dua pemain kunci dalam meraih scudetto 2011, Ibrahimovic dan Thiago Silva ke PSG. Sejak saat itu, AC Milan tak mendatangkan pemain bintang dengan cara jor-joran. Mereka bahkan mendatangkan Mario Balotelli Dallam bentuk cicilan selama 5 tahun.

Satu hal yang menyebabkan mereka rugi dalam jumlah yang banyak adalah stadium mereka yang tak menghasilkan uang sebanyak-banyaknya. Dengan kapasitas San Siro yang besar, mereka tak bisa mengelola stadion hingga serupa dengan stadion berprofit tertinggi di Eropa seperti Santiago Bernabeu, Emirates, atau Old Trafford. AC Milan hanya menduduki peringkat ke 11 dari penerimaan tiket stadion di musim 2008/2009 dan Inter juga memiliki posisi yang lebih buruk dengan berada di peringkat 13. Kita bandingkan dengan Manchester United yang meraih 128 juta Euro pertahun hanya dari tiket masuk Old Trafford, sementara AC Milan hanya meraup 33 juta Euro dari tiket masuk di San Siro. Jumlah yang besar bukan? Inilah salah satu faktor yang menyebabkan klub Italia kesulitan bersaing di Eropa. Agen Tangkas Indonesia