Agen Tangkas Indonesia Benitez, Jenius Namun Dibenci

Benitez, Jenius Namun Dibenci

Benitez, Jenius Namun Dibenci

Agen Tangkas Indonesia – Berawal ketika Di Matteo di berhentikan oleh Roman Abramovich pada November 2012 menyusul kekalah 0-3 dari Juventus. Memberhentikan seorang pelatih yang sedang membawa tim berada di posisi dua di liga dalah perbuatan yang sangat konyol. Suporter Chelsea semakin marah ketika tau bahwa yang menggantikan Matteo adalah Rafael Benitez.

Benitez di benci atas kiprah dan perilakunya ketika menangani Liverpool. Perseteruan sengit anata Liverpool dan Chelsea terutama di Liga Champions kala itu begitu membekas di benak suporter Chelsea. Lalu ketika nama Benitez di unggulkan untuk menjadi pelatih Chelsea, suporter jelas jelas menolak keras. Bentiez sangat tidak diinginkan di Chelsea. Ratusan spanduk, nyanyian nyanyian, dan sorakan ejekan terdengan jelas di stadion. Mereka menginginkan Matteo sebagai pelatih karena mereka menganggap Matteo adalah sang Pahlawan mereka. Dengan semua yang dilakukan suporter tersebut, Benite bergeming. Ia boleh saja tidak disukai, akan tetapi ia melihat Chelsea sebagai peluang.

Benitez hijrah ke italia untuk menangani Intermilan yang baru saja menjuarai Liga Champions dan di tinggal oleh Mourinho. Benitez terbilang gagal di Inter. Meski sempat mempersembahkan gelar paiala super italia dan iala dunia antar klub. Performa Inter di bawah asuhan Benitez sangat tidak memuaskan. Peringkat di liga dan di Liga Champions menjadi alasan kuat untuk memecatnya. Banyak yang melihat bahwa kemampuan Benitez sudah habis mengingat setelah meninggalkan Inter, tidak ada satu klub pun yang tertarik memakai jasanya. Lalu datanglah Chelsea mengajukan kontrak kerja sama meskipun hanya semusim.

Di akhir musim, benitez menjadi sosok yang paling senang. Gelar juara liga eropa jelas menjadi sangat penting bagi Benitez. Ia berhasil menunjukan bahwa ialah sang Jenius itu. Ia melakukan banyak perubahan di Chelsea. Pertama, ia memaksimalkan perasn Cesar Azpilcueta. Dengan memaksimalkannya di posisi bek kanan sehingga Chelsea dapat bermain dengan cepat. Kedua, menjadikan David Luiz sebagai seorang gelandang bertahan. Luiz memang bek yang buruk, tetapi ia adalah sosok yang baik. Benitez pun meletakan ia di posisi gelandang. Luiz

Berikutnya memaksimalkan Lampard. Sudah bukan rahasia lagi bahwa Lampard adalah sosok yang memiliki pengaruh amat besar sebagai pemain senior. Selanjutnya, mengembalikan lagi kepercayaan Toress. Kedatangan Demba Ba membuat Toress termotivasi. Toress dibuatnya kembali menjadi tajam. Dan bahkan Torres menjadi pahlawan di final liga Eropa dengan mencetak salah satu gol kemenangan. Banyak yang bilang bahwa Benitez dan Torres memiliki koneksi yang sangat erat. Terlepas dari semua perubahan tersebut, keunggulan utama Benitez adalah profesionalisme. Ia tak peduli akan cercaan yang di tujukan padanya. Walaupun ia sangat tidak di inginkan namun kini ia membuktikan bahwa dirinya masih sangat layak untuk di perhitungan dan kini ia di kontak klub asalah italia Napoli. Agen Tangkas Indonesia