Agen Bola Inter Milan dan AS Roma Belum Kebobolan

Inter Milan dan AS Roma Belum Kebobolan

Inter Milan dan AS Roma Belum Kebobolan

Agen Bola – Italia sudah sejak lama terkenal dengan gaya permainan sepakbola bertahannya, yang lebih dikenal dengan istilah catenaccio. Gaya bermain ini mengutamakan pertahanan gerendel yang solid dan disiplin, yang dapat membuat lawan “mati kutu” karena kesulitan mencetak gol, meski bisa menguasai jalannya pertandingan. Sistem ini semakin terkenal di dunia sepakbola, ketika diusung oleh pelatih Inter Milan, Helenio Herrera pada era 1960-an.

Gaya catenaccio sendiri pernah menghasilkan beberapa gelar juara bagi tim nasional Italia. Yang paling membanggakan, tentu saja trofi Piala Dunia 1982 dan Piala Dunia 2006. Sepanjang kompetisi di dua kejuaraan itu, mereka mengandalkan pertahanan dengan, sesekali melakukan counterattack alias serangan balik untuk menciptakan keunggulan. Meski mengawali kompetisi dengan penampilan tidak meyakinkan, tapi akhirnya mereka juara juga.

Claudio Gentile dan Franco Baresi, serta Fabio Cannavaro dan Alessandro Nesta, yang sama-sama legendaris Juventus dan AC Milan, menjadi tokoh utama kala itu. Dua duet difensore itu semakin lengkap dengan kehadiran dua bintang I Bianconeri lainnya, Dino Zoff dan Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang. Bahkan, di Piala Dunia 2006, mereka hanya kebobolan dua gol, oleh gol bunuh diri Christian Zaccardo dan penalti Zinedine Zidane. Nah, di era sepakbole modern sekarang ini, sistem pertahanan catenaccio ternyata masih dianut oleh banyak klub di Serie A Liga Italia. Berikut ini ada lima klub dengan pertahanan yang dipercaya akan menjadi yang terbaik di kompetisi tersebut musim ini.

Inter Milan

Klub yang bernama lengkap Internazionale Milano ini pernah sukses meraih gelar treble winners pada musim 2009/2010 dengan mengusung permainan catenaccio ala Jose Mourinho. Mereka berhasil memenangkan titel scudetto, Piala Italia, dan trofi Liga Champions. Sayangnya, pada musim lalu, lini belakang ini menjadi titik lemah mereka.

Permainan yang tidak konsisten, serta cideranya sejumlah pemain yang memperkuat pertahanan, menjadi alasan utama. Keberadaan bek bertalenta besar, Andrea Ranocchia dan Juan Jesus, ternyata tidak banyak memberiikan arti. Di akhir musim, I Nerazzuri kebobolan hingga 57 gol sepanjang musim di liga, terbanyak kedua setelah tim papan bawah, Pescara. Musim ini, manajemen Inter Milan mendatangkan Hugo Campagnaro dari Napoli, bersama pelatih anyar, Walter Mazzarri. Kehadiran bek asal Portugal itu akan melengkapi dua difensore senior, Walter Samuel dan Cristian Chivu, serta kiper Samir Handanovic. Hasil sementaranya, mereka belum kebobolan satu gol pun dalam dua laga awal liga musim ini.

AS Roma

I Giallorossi juga berhasil menjadi salah satu dari dua tim yang belum kebobolan di dua laga pembuka Serie A musim 2013/2014 ini. Kuartet bek Federico Balzaretti dan Mehdi Benatia, serta Maicon dan Leandro Castan menjadi andalan mereka di lini belakang. Nama kiper gaek Morgan De Sanctis melengkapi pertahanan kuat itu di depan mistar gawang. Pembelian dua difensore anyar, Benatia dari Udinese dan Maicon dari klub Liga Inggris, Manchester City, ternyata tidak sia-sia. Selain itu, juga masih ada stok pengganti dalam diri Nicolas Burdisso, jika salah satu dari empat bek tadi berhalangan turun ke lapangan. Agen Bola